Ketum DPP PWDPI Kecam Keras Penculikan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel
Terkini
19 May 2026 19:25
•
1 min read
•
370 views
•
By admin
buserinvestigasi.net-JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat, menahan, dan dianggap menculik tiga jurnalis Indonesia yang sedang bertugas meliput misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina, pada Senin (18/5/2026).
Tiga jurnalis yang menjadi korban tindakan sewenang-wenang tersebut adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari media Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV. Ketiganya sedang menjalankan tugas profesional untuk menyampaikan informasi dan fakta terkait bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina, sebelum kapal yang mereka tumpangi dicegat secara paksa di perairan internasional, sekitar 310 mil laut dari wilayah Gaza.
Menurut M. Nurullah RS, tindakan militer Israel tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, hak asasi manusia, serta prinsip kebebasan pers yang diakui secara global. Ia menegaskan bahwa para jurnalis tersebut adalah warga sipil yang menjalankan tugas mulia menyuarakan kebenaran dan kemanusiaan, sama sekali tidak terlibat dalam aktivitas militer atau tindakan yang mengancam negara mana pun.
“Tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk menangkap, menahan, atau menculik wartawan yang bekerja secara jujur dan profesional. Keamanan, keselamatan, dan kebebasan bergerak bagi insan pers harus dijamin di mana saja, termasuk di perairan internasional. Tindakan ini bukan hanya penghinaan terhadap profesi wartawan, tetapi juga penghinaan terhadap nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan dunia,” tegas Nurullah dalam pernyataan persnya, Selasa (19/5/2026).
Nurullah menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap ketiga jurnalis Indonesia tersebut. Ia juga mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk bertindak tegas melalui jalur diplomatik tingkat tinggi guna memastikan keselamatan mereka dan mempercepat proses pemulangan ke tanah air.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen organisasi pers, insan pers di seluruh Indonesia, serta masyarakat luas untuk bersatu menyuarakan protes dan dukungan. Solidaritas ini diharapkan dapat menekan pihak Israel agar menghentikan tindakan sewenang-wenang dan memulangkan ketiga wartawan tersebut dalam keadaan selamat dan utuh.
Sebelum ditahan, ketiga jurnalis tersebut masih sempat mengirimkan pesan tanda bahaya (SOS) yang menyebutkan bahwa kapal yang mereka tumpangi telah dikepung dan diserang oleh pasukan militer Israel. Peristiwa ini telah menuai kecaman luas dari berbagai organisasi pers internasional, negara sahabat, dan organisasi masyarakat sipil yang menuntut penghormatan terhadap hak-hak wartawan dan kebebasan pers. (Humas DPP PWDPI).
Ketum DPP PWDPI Kecam Keras Penculikan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel
Related Articles
Recent Articles
•
Danrem 043/Gatam Kunjungi Kodim 0421/Lampung Selatan, Tekankan Peran Babinsa dan Pengabdian kepada Rakyat
•
Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali ke Pemilik Asal Cianjur
•
Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur, Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi
•
Sat PJR Ditlantas Polda Banten Ringkus Dua Terduga Pelaku Penusukan Calon Penumpang Bus
•
Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan HSN 2026, Lapang Korpri Cisaat Jadi Lokasi Upacara
•
KAYU DIDUGA HASIL PEMBALAKAN CAGAR ALAM MOROWALI KEMBALI DITEMUKAN DI BLOK PERKEBUNAN SAWIT
•
DPP lembaga investigasi negara,menyoroti terkait lemahnya pengungkapan tindak pidana korupsi di wilayah Papua Barat Daya,kabupaten sorong kabupaten sorong selatan,
•
Penuh Keakraban, Babinsa Sukadadi Bantu Petani Panen Bawang Merah
•
Irjen Pol Hendra Kurniawan Resmi Jabat Kapolda Banten
•
Kapolri Suyudi Ario Seto Ziarah ke Makam Kakek di Pandeglang
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mulai tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 mengadakan kegiatan sosialisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
•
Penjualan Lahan APL di Desa Tokala Atas Dipertanyakan, Pemdes Belum Berikan Klarifikasi
•
Masyarakat Adat Bungku Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil RDP DPRD Morut, Sengketa Lahan Eks Transmigrasi SP E Belum Temui Kepastian